Dulu adik
bungsu saya pernah bertanya kenapa setiap kali berkirim produk harus dikemas
rapi. Saya tersenyum mendengar pertanyaannya dan mencoba menjelaskan
berdasarkan common sense saya karena jika dijelaskan teori tentang kemasan membutuhkan kajian yang cukup lama. Sebuah produk itu ibarat kita sendiri, sama-sama
memiliki empat kemungkinan ketika datang ke konsumen :
1.
Produk
dengan kemasan rapi menarik namun isinya kurang berkualitas.
Produk ini pasti menyenangkan ketika datang dan dilihat
konsumen. Dengan penampilan menarik, kekinian, dan terlihat semarak pasti diterima
dengan senang hati. Namun dalam proses berikutnya yang diharapkan konsumen
bukan hanya kemasan tapi apa yang ada di dalam kemasan yaitu produk itu
sendiri. Apa jadinya jika ternyata produk yang ada di dalam kemasan tidak
sesuai dengan ekspektasi, pastilah konsumen tidak akan membeli lagi dan lebih
parah lagi diberitakan bahwa produk ini hanya bagus kemasannya tapi isinya
tidak berkualitas. Ibarat orang yang didukung penampilan luar menarik namun
niatnya kurang baik maka lama-kelamaan kualitas sebenarnya ketahuan walaupun
membutuhkan waktu yang lama.
2.
Produk
dengan kemasan kurang menarik namun isinya berkualitas.
Produk ini tidak menyenangkan ketika datang dan dilihat
konsumen. Dengan penampilan kurang menarik dan tidak sedap dipandang maka
konsumen memiliki dua pilihan yaitu tidak jadi membeli walaupun sebetulnya isi
berkualitas atau konsumen bisa iseng-iseng mencoba. Ini akan memakan waktu lama
bagi sebuah produk yang berkualitas untuk bisa diterima dikonsumen karena
kemasan yang mencerminkan isi tidak terwakili. Ibarat orang yang penampilannya tidak
menarik namun niat sebenarnya baik maka orang lain akan ragu-ragu untuk menerima
niatnya tersebut sehingga perlu memperbaiki penampilan.
3.
Produk
dengan kemasan menarik dengan isi berkualitas.
Kalau yang ini menjadi harapan semua konsumen bahwa
kemasan yang menarik mewakili isi yang berkualitas. Produk dengan kemungkinan
ini pasti melekat di hati konsumen karena sesuai antara kemasan dengan kualitas
isi. Poin ini jika diibaratkan orang maka ekspektasi luar dihasilkan oleh apa
yang ada didalam dirinya.
4.
Produk
dengan kemasan kurang menarik dan isinya tidak berkualitas
Kalau yang ini paling cepat ditinggalkan konsumen karena
melihat saja kemasannya sudah tidak menarik dan ternyata ada yang mencoba
kualitasnya juga kurang. Poin ini ibarat orang adalah orang yang terlampau cuek
dan ego terlalu tinggi.
Keempat kemungkinan
di atas adalah pilihan tentang kemasan. Mau hanya baik kemasannya saja,baik
isinya saja, atau baik kedua-duanya dipersilahkan karena pilihan adalah hak masing-masing individu tapi disarankan
untuk tidak memilih yang kemungkinan yang keempat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar